Abstrak Calophyllum adalah suatu genus tumbuhan yang besar, yang tersebar di seluruh daerah tropis Asia, Afrika, Australia dan Amerika yang mengandung berbagai senyawa kimia dengan beberapa bioaktivitas. Salah satu spesies yang tumbuh di Indonesia adalah Calophyllum inophyllum LINN, yang dikenal dengan Nyamplung. Penelitian yang telah dilakukan terhadap tumbuhan ini telah dilaporkan 36 senyawa yang didominasi berupa kumarin, santon dan steroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dari kulit batang tumbuhan C. inophyllum. Penelitian ini meliputi beberapa tahapan. Tahap pertama meliputi pengumpulan sampel dari Kebun Raya Bogor dan identifikasi di LIPI Bogorienses. Sampel yang telah dihaluskan dan dikeringkan (3 kg) kemudian maserasi dengan metanol dan dipekatkan (623,2 g). Terhadap ekstrak metanol kemudian diuji fitokimia. Ekstrak metanol yang dihasilkan kemudian dipartisi menggunakan pelarut dengan tingkat kepolaran yang berbeda (n-heksana, etil asetat, metilen klorida dan metanol). Terhadap ekstrak n-heksana dilakukan pemisahan lebih lanjut dengan menggunakan metoda kromatografi vakum cair dan didapatkan isolat berbentuk kristal jarum. Kristal tersebut kemudian diuji menggunakan spektrofotometri IR. Hasil dari pengujian spektroskopi IR mengindikasikan adanya gugus C-H alifatik, C=C atau C≡C dan senyawa turunan karbonil C=O. Kata Kunci: Calophyllum inophyllum, Brine Shirmp Lethality Test, Toksisitas |